Pangkal Pinang- Kalau banyak daerah pembangunannya terfokus hanya di ibukotanya saja, maka tidak demikian dengan Kota Pangkal Pinang. Melalui program Rp 1 milyar 1 kelurahan, maka pembangunan dikota ini bergerak secara serentak dari setiap kelurahan. Menariknya lagi, program Rp 1 milyar 1 Kalurahan ini, sudah lebih dahulu dilaksanakan, jauh sebelum program Rp 1 miliar 1 desa yang digagas pemerintah pusat.
Demikian dikatakan Sekda Pangkal Pinang, Ratmida Dawam kepada koran ini, Jumat (24/11/2017). Menurutnya, program Rp 1 miliar 1 kelurahan ini sudah berjalan 4 tahun. Dan program ini suah berjalan, jauh sebelum kementrian desa meluncurkan program Rp 1 miliar 1 desa. “Program yang sangat baik ini merupakan buah fikiran dari Walikota Pangkal Pinang, Irwansyah,” ujarnya.
Dia mengatakan, program ini merupakan program yang digagas Walikota atas usulan masyarakat Pangkal Pinang. Dengan anggaran Rp 1 miliar 1 Kelurahan, masyarakat dapat membangun masing-masing kelurahan dengan anggaran yang telah disediakan disetiap kelurahan.
“Dengan adanya program ini, maka pembangunan disetiap kelurahan di Pangkal Pinang lebih merata,” katanya.
Seperti diketahui, Pangkalpinang mempunyai 7 kecamatan dengan 42 kelurahan, jadi dengan anggaran Rp 1 miliar ini, masyarakat bisa membangun kelurahannya sesuai apa yang dibutuhkan masyarakat. “Saya bersyukur berkat ide cemerlangnya pak Wako ini, sekarang tidak ada lagi jalan-jalan ataupun gang-gang dikelurahan yang rusak begitupun fasilitas publik lainnya. Bisa dilihat saja di lapangan bahwa memang tak ada lagi jalan dan gang-gang yang rusak,” bebernya.
Sementara itu Wakil Walikota Pangkal Pinang, Muhammad Sopyan BA mengatakan, kalau pak wako bukan hanya mempunyai program Rp 1 rupiah 1 desa saja, tetapi beliau juga mempunyai program yang sangat brilian dalam meningkatkan PAD, yakni memaksimalkan potensi wisata alam dan budaya, serta menjadikan kota ini sebagai kota berobat.
Untuk mewujudkannya, pak wali mengalokasikan anggaran untuk menjadikan pantai Pasir Padi menjadi miniatunya Ancol. Selain itu beliau juga telah menganggarkan dana untuk membangun rumah sakit bertaraf internasional green hospital.
“Karena anggaran yang dibutuhkan untuk membangun rumah sakit ini sangat besar, sementara pembangunan hanya mengandalkan APBD Pangkal Pinang, maka untuk saat ini baru selesai 2 gedung dari 7 gedung yang ingin dibangun. Kita doakan saja semoga Pak Wako bia melobi pusat sehingga 5 bangunan sisanya bisa dibantu oleh APBN,” jelasnya.(del)
No Responses