PRABUMULIH - Asset 2 General Manager, Ekariza mengatakan, pihaknya berkomitmen memerangi narkoba yang diusung oleh Badan narkotika nasional (BNN).
Sebagai bentuk komitmen tersebut, sambung Ekariza, pihaknya menjalin kerjasama dengan BNN Provinsi Sumsel dituangkan dalam nota kesepahaman bersama (MoU) disaksikan oleh Wakil Walikota Prabumulih, H Andriansyah Fikri SH, diruang Diklat PT Pertamina EP Asset 2, kemarin.
Guna mendukung program P4GN yang dicanangkan BNN Provinsi. Pihaknya, telah melakukan sosialisasi dilingkungan perusahaan pada September 2015 lalu, ke seluruh wilayah Asset 2 bagi pekerja dan mitra kerja. Termasuk driver dan security, yang dilakukan secara bertahap.
Orang nomor satu di Pertamina EP Asset 2 ini berharap, kerjasama tersebut dapat menjadi awal yang baik dalam memberantas penyalahgunaan narkoba, khususnya diwilayah kerja Pertamina.
Ekariza menuturkan, Pertamina secara nyata memberikan komitmen kuat terhadap anti narkoba. “Hampir setiap kegiatan, kami selalu mengingatkan kepada pekerja maupun karyawan untuk menjauhi narkoba,” tandasnya.
Sementara, Kepala BNN Provinsi Sumsel, Brigjen Pol Drs Muhammad Iswandi Hari SH M.Si menghimbau, segenap elemen masyarakat dilingkup pemerintahan, perusahaan ataupun swasta untuk bersama melaksanakan kampanye anti narkoba.
Berdasarkan survei yang dilakukan UI dan BNN ada 50,34% pengguna narkoba pekerja swasta, pemerintahan atau mereka yang berada di dunia kerja.
‘’Hal ini dikarenakan, individu tersebut punya uang untuk membeli atau mengonsumsi barang haram itu,” bebernya.
Ditegaskannya, pihaknya tidak main-main dengan orang yang menyalahgunakan peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang, apalagi sampai mengkonsumsi.
“Pemerintah jelas telah menerapkan hukuman berat, seumur hidup bahkan hukuman mati bagi pengedar dan bandar besar yang menyelundupkan barang haram tersebut ke Indonesia,” terangnya.
Untuk itu, Kepla BNN Provinsi Sumsel kembali mengingatkan, pihak terkait untuk melakukan solusi pencegahan penyalahgunaan narkoba seperti memperkuat posisi keluarga agar terjalin harmonisasi.
Sementara, Wakil Wali Kota Prabumulih, Andriansyah Fikri SH meminta, kegiatan tersebut jangan hanya bersifat seremonial. Tetapi benar-benar diaplikasikan dilapangan. Sehingga narkoba benar-benar hilang dari bumi Indonesia.
“Narkoba sudah merasuk hingga level terbawah. Jika tak segera ditanggulangi, akan merusak generasi penerus bangsa,’’ ujarnya. (abu)
No Responses