MARTAPURA - Dua pemuda yang kedapatan membawa narkoba jenis sabu-sabu diringkus polisi di dua tempat berbeda, Senin (10/04) kemarin. Keduanya dibekuk di Martapura dan Belitang Kabupten OKU Timur. Salah satu dari keduanya merupakan bandar narkoba yang sudah menjadi target operasi jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres OKU Timur. Adalah Hendro Winoto (31), yang merupakan warga Desa Bedilan Kecamatan Belitang I ini diringkus, Sabtu (08/04), sekitar pukul 17.30 WIB, di depan sebuah ruko di Gumawang Belitang I OKU Timur.
Berdasarkan informasi dari kepolisian, Hendro yang diduga sebagai pengedar ini, diringkus setelah polisi melakukan penyamaran dan berpura-pura hendak memesan narkoba jenis sabu kepada tersangka. Kemudian, pada saat tersangka datang, polisi langsung membekuk dan melakukan penggeledahan. Saat diperiksa, ditemukan 1 (satu) paket sabu dibungkus kantong plastik bening dibalut uang kertas seratus ribu rupiah di dalam kantong celana belakang sebelah kiri yang dipakai oleh tersangka.
Selanjutnya tersangka dan barang bukti berupa 1 (satu ) paket narkotika jenis sabu dengan berat 2,3 gram dengan perkiraan nilai sekitar Rp 3.000.000,- yang dibungkus plastik klip bening dibalut uang kertas seratus ribu rupiah dibawa ke Polres OKU Timur untuk penyelidikan lebih lanjut.Selain Hendro, polisi juga membekuk seorang pemuja sabu bernama Prastyo Wibowo (25), Minggu (09/04), sekitar pukul 18.00 WIB, di perlintasan Kereta Api Sungai Tiga Martapura, saat menuju Baturaja menggunakan sepeda motor jenis Honda Scoopy.
Warga Desa Kemelak Baturaja OKU ini, tak berkutik lagi saat petugas membekuknya dan mendapati satu paket sabu seberat 0,7 gram yang sempat dibuang tersangka di jalan raya sebelum diringkus petugas.Kapolres OKU Timur AKBP Audie S Latuheru SIk melalui Kasubbag Humas AKP Hardan saat dikonfirmasi, kemarin, menjelaskan bahwa kedua pelaku diringkus di tempat berbeda dan merupakan target operasi Satuan Reserse Narkoba. “Untuk tersangka Hendro dan Prasetyo beserta barang bukti sudah kita amankan di Polres OKU Timur dan terus kita kembangkan jaringannya,” tegas Hardan. (cw07)
No Responses