LUBUKLINGGAU – Badan Narkotika Nasional (BNN) Lubuklinggau bersama Satuan Brimobda Sumsel Kompi B Petanang Lubuklinggau berhasil menemukan ladang ganja seluas hampir satu hektare. Ladang ganja tersebut terletak di Desa Sukaraja Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Muratara.
Operasi yang dilaksanakan dengan menerjukan 55 personel BNN dan Brimob dipimpin Kepala BNN Lubuklinggau, AKBP Edi Nigroho, kemarin, pukul 07.00 WIB.
Dari operasi tersebut diamankan tersangka, Hud (60), asal Desa Suka Raja beserta barang bukti (BB) 525 batang ganja kurang lebih umur 5 bulan, satu paket ganja kering, satu senjata laras panjang rakitan, dan satu buah timbangan dacing
AKBP Edi Nugroho mengatakan, operasi penggerebekan lahan ganja tersebut bermula dengan penangkapan Mustaraman alias Motel (39) di Kelurahan Pasar Satelit Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Rabu (24/10).
“Tersangka Mustaraman alias Motel asal Desa Rantau Telang Kecamatan Karang Jaya diamankan bersama BB berupa 23 paket ganja, 1 paket ganja sedang, 1 unit handphone dan sepeda motor yang digunakan tersangka,” ungkap dia saat konferensi pers di Mapolsek Karang Jaya pasca operasi, dan dihadiri Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat.
Selanjutnya dari hasil penangkapan Mustaraman, diketahui paket ganja diperoleh dari tersangka Hud, asal Desa Suka Raja, Kecamatan Karang Jaya.
‘’Maka dari itu, hari ini (25/10), BNN bersama Brimob Lubuklinggau sejak subuh memulai operasi. Setibanya di tempat kepadian Perkara (TKP) kurang lebih pukul 07.00 WIB, selanjutnya tim menuju lokasi lahan ganja kurang lebih satu jam perjalanan,’’ ungkapnya.
“Sayangnya, setibanya di TKP, kondisi ganja sudah ada yang dicabut dan disembunyikan di tempat lain, sehingga diduga ada pihak-pihak yang ingin menghilangkan BB, atau properedaran ganja,” lanjut Edi.
Dia berjanji apabila ada laporan baik peredaran yang menanama ganja akan berantas mengenai BB ganja, seminggu ke depan setelah ada ketetapan di Kejaksaan Negeri maka akan dilakukan pemusnahan.
Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat pada kesempatan tersebut mengapresiasi dan berterima kasih kepada BNN dan Satuan Bromobda yang telah berhasil mengamankan tanaman ganja yang merupakan musuh bersama masyarakat.
“Kita apresiasi atas upaya baik BNN maupun Sat Brimobda yang telah berhasil mengamankan lahan ganja,” ucap dia.
Dia menegaskan pemeritahannya sangat konsentrasi dengan pemberantasan narkoba.
“Saat ini ganja bukan hanya dari Aceh, tapi ada juga dari daerah sendiri. Untuk itu, kita imbau kepada masyarakat agar mendukung terhadap pemberantasan narkoba, apabila ada informasi tolong sampaikan kepada aparat kepolisian atau aparat desa maupun kecamatan, sehingga bisa ditindak dengan tegas. Kepada Camat serta Kades agar proaktif memantau wilayahnya, sehingga dapat diketahui dan dapat diberantas ,”pungkas Syarif. (lam)
No Responses