MUARA ENIM - Tempat hiburan RDmerupakan salah satu tempat karaoke ternama di Kota Muara Enim dirazia tim Sat Narkoba Polres Muara Enim, Kamis (29/11), sekitar pukul 23.30 WIB.
Dalam razia itu, petugas berhasil mengemankan 6 pengunjung tempat hiburan tersebut. Dari keenam yang diamankan, 5 diantaranya dikenakan rehabilitasi dengan dilimpahkan ke BNN Kabupaten Muara Enim untuk diassesmen.
Karena pada saat dilakukan pemeriksaan tes urine, kelima pengunjung positif mengkonsumsi narkoba. Kelimanya diketahui bernama Imam Budiman, Suhendra, Eriyanto, Gian Purbaya dan Tedi Okta Riansyah.
Sementara satu pengunjung yang diamankan seorang wanita diketahui bernama Roniana Aslita (36), warga Dusun I, Desa Lingga, Gang Sosial, Kecamatan Lawang Kidul Muara Enim. Dari tangan wanita ini petugas berhasil mengamankan barang bukti 1 butir pil ekstasi dengan berat 0,47 gram.
Keenam pelaku diamankan petugas saat menikmati hiburan karoke di room nomor 5 karoke RD tersebut. Kini kelima pelaku telah diserahkan ke BNN dan satu wanita yang kedapatan menyimpan narkoba di amankan di Mapolres Muara Enim.
Razia yang dilakukan petugas bermula dari adanya informasi dari masyarakat bahwa di room nomor 5 RD ada masyarakat sedang asik pesta narkoba. Mendapatkan informasi itu petugas langsung melakukan pengecekan dengan melakukan razia.
Saat itu keenam pelaku tengah berada di room nomor 5 tersebut. Petugas yang masuk room tersebut langsung menyalakan lampu. Saat itu petugas melihat wanita tersebut tengah menjatuhkan barang haram tersebut.
Petugas yang melihat aksi wanita tersebut langsung melakukan pemeriksaan dan mengamankannya. Petugas juga melakukan pemeriksaan kepada 5 pelaku lainnya dan dilakukan tes urine.
Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono melalui Kabag Opsnya, Kompol Irwan Andeta, ketika dikonfirmasi, Jumat (30/11) membenarkan adanya razia tersebut dan mengamankan pelaku.
“Pada razia itu, satu pelaku seorang wanita diamankan berikut barang buktinya. Sedangkan yang lima lagi setelah dilakukan tes urine ternyata postif, maka diserahkan ke BNN untuk dilakukan assessment,” jelasnya. (luk)
No Responses