Palembang - Kiper muda Sriwijaya FC Try Hamdani Goentara akhirnya menjalani debutnya ketika menjamu Barito Putera di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Senin (28/11) lalu. Sayang dalam laga tersebut, pemain binaan asli Sriwijaya FC itu harus memungut bola dua kali dari gawangnya.
Dalam skuad Laskar Wong Kito, posisi Try sebenarnya berada sebagai kiper ketiga di bawah Teja Paku Alam dan Yogi Triana. Namun Try akhirnya diberi kesempatan bergantian dengan Yogi, karena Teja absen membela timnas.
Try mengawali laga dengan buruk lantaran harus kebobolan gol cepat Paulo Sitanggang pada menit 4. Paulo bahkan sempat mengecoh Try, untuk kemudian menceploskan bola dengan tenang. Meski demikian, Try juga sempat menepis sejumlah peluang Barito lainnya.
Asisten pelatih Sriwijaya FC Hartono Ruslan menjelaskan tidak tahu alasan pelatih kiper Hendro Kartiko memilih Try dan mencadangkan Yogi. ”Itu pelatih kiper yang lebih tahu,” katanya.
Lebih jauh, pelatih berlisensi A AFC itu mengakui Try masih minim jam terbang. ”Sepertinya masih butuh waktu,” jelas Hartono.
Keputusan Sriwijaya FC untuk menurunkan Try jelaslah sangat mengejutkan. Try yang masih muda, sangat minim pengalaman. Selain itu, Yogi Triana sedang bagus-bagusnya bersama Sriwijaya FC. Yogi tampil gemilang saat mampu mempertahankan gawangnya dari kebobolan dalam pertandingan tandang lawan Serui di Papua, lalu.
”Memang Yogi sedang bagus. Sekali lagi saya tidak bisa komen soal kipper,” tambah Hartono.
Mengenai pertandingan berikutnya, Sriwijaya FC belum dapat memastikan komposisi kipper. Pelatih kepala Widodo C Putro masih akan menunggu dan memantau dalam sesi latihan hingga jelang pertandingan lawan Arema, 8 Desember mendatang. ”Nantilah soal kiper. Sekarang libur dulu biar pemain fresh (segar, Red),” tutupnya. (kie)
No Responses