Bisa Bercocok Tanam Tanpa Lahan

Bisa Bercocok Tanam Tanpa Lahan
Salah satu pameran yang pernah digelar di Kambang Iwak oleh KHSS.
Posted by:

PALEMBANG – Bagi anda yang gemar bercocok tanam, kini di Palembang hadir komunitas bercocok tanam yang menerapkan teknologi pengolahan tanaman sayur dan buah. Pengolahan ini lebih dikenal dengan Hidroponik. Apa saja kegiatan dari Komunitas Hidroponik Sumsel ini?

Hidroponik merupakan budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Sejak berdiri awal 2012 lalu, Syaryadi SP selaku pencetus dan pembina Komunitas Hidroponik Sumatera Selatan, mengawali basic-nya di Badan Penelitian dan Pengembangan Inovasi Daerah (Balitbangnovda) Sumsel untuk mengembangkan tanaman hidroponik.

“Awalnya pendiri komunitas ini (Syaryadi) yang bekerja di Balitbangnovda Sumsel dikirim untuk mengikuti study tentang bercocok tanam dengan metode hidroponik ke pulau Jawa. Dan ketika pulang beliau langsung memperkenalkan dan menerapkan ilmunya ke masyarakat melalui media social (FB) yang kini anggotanya terus bertambah hingga mencapai sekitar 3.000 untuk seluruh wilayah,” ungkap Ketua Komunitas Hidroponik Sumsel, Zulkifli.

Saat ini, lanjut dia, komunitas ini sudah memiliki anggota sekitar 3.000 anggota. Sejumlah kegiatan seperti sharing membahas tentang borcocok tanam hidroponik hingga silaturahmi ke rumah-rumah anggota, untuk melihat kendala atau hasil bercocok tanam hidroponik dari masing-masing anggota.

“Untuk mengembangkan tanaman hidroponik ini cukup mudah. Bisa memanfaatkan bahan bekas, seperti botol minuman, cup, ember plastik, pipa paralon, dan bahan lainnya seperti bambu, yang dapat menjadi media tanamnya,” jelasnya.

Menurut pria 34 tahun ini, bergabung di komunitas ini banyak sekali hal positif yang bisa didapatkan.

“Selain para anggota bisa memenuhi kebutuhan sayuran dan buah-buahan sehat dan bersih untuk konsumsi sendiri. Bahkan, bisa jadi tambahan pendapatan dengan menjual hasil tanaman hidroponik ke mall-mall, khususnya yang ada di Palembang. Tanaman ini pun sangat bersih dan sehat karena tidak menggunakan tanah dan bebas pestisida,” terang Zulkifli.

Manfaat lain, tambahnya, untuk para penghobi bercocok tanam namun tidak memiliki lahan, tentu hidroponik sangat membantu dan jadi solusinya. “Sebab, tanaman ini bagi yang tidak memiliki lahan pun masih bisa bercocok tanam,” katanya.

Ia berharap, dengan adanya komunitas hidroponik di Palembang bisa menarik lebih banyak lagi peminat atau pecinta tanaman hidroponik untuk bergabung. Melalui adanya tanaman hidroponik, bisa sebagai upaya merealisasikan program ketahanan pangan, juga misi kesehatan yang menganjurkan mengonsumsi sayur dan buah untuk kesehatan.

“Kami juga ingin mengajak masyarakat hidup sehat dan mau menanam sayuran di halaman rumahnya. Karena, dengan menanam sendiri sayuran yang dimakan aman, sehat, bebas pestisida, dan meningkatkan pendapatan keluarga,” pungkasnya. (ika)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses