Komisi V Rekomendasikan Bandara SMB II Jadi Bandara Alternatif, Transit dan Destinasi

Komisi V Rekomendasikan Bandara SMB II Jadi Bandara Alternatif, Transit dan Destinasi
Posted by:

Palembang- Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang layak direkomendasikan untuk menjadi Bandara Alternatif, Transit dan Destinasi. Hal ini diungkapkan Anggota Komisi V DPR RI, Bambang Haryo Soekartono saat diwawancarai seusai meninjau beberapa fasilitas yang ada di Bandara SMB II Palembang, Jum’at (14/12/2018).

Adapun fasilitas yang ditinjau Anggota Komisi V DPR RI tersebut yaitu mengecek beberapa Hydrant yang ada di bandara, fasilitas klinik kesehatan, smoking area, Ruang Terminal Operational Center (TOC) dan lain-lain.

Bambang mengatakan, secara umum Bandara SMB II ini cukup layak sebagai bandara alternatif, misal kalau Bandara di Cengkareng over dan lain-lain bisa dialihkan melalui SMB II. “Bandara ini jauh lebih besar dari Bandara Kartajati Jawa Barat. Memiliki 4 confire, 8 garbarata, panjang landasan 3000 meter. Bandara ini layak menjadi bandara alternatif, transit dan destinasi,” katanya

Lanjutnya, Bandara SMB II ini juga layak direkomendasikan menjadi bandara transit seperti layaknya Bandara Changi, Singapura. “Hal ini dikarenakan panjang landasan SMB II 3000 meter dan memiliki kapasitas 14 epron parking stand,” ujar Bambang.

Bambang menjelaskan, untuk menjadi bandara transit internasional harus murah dari sisi pelayanan. Termasuk mendapat dukungan dari Pertamina lantaran bahan bakar pesawat lebih mahal 20 persen dibandingkan Singapura dan Malaysia. “Selain itu tempat istirahat harus bagus, fasilitas baik, responsif dari petugas di bandara dari sisi keamanan dan keselamatan selama di bandara, termasuk kenyamanan pilot termasuk dari sisi zero holding. Hal itu menyebabkan Singapura jadi bandara transit,” jelasnya.

Lebih lanjut diungkapkannya, secara keseluruhan, SMB II sudah sangat bagus dari sisi pelayanan dan fasilitas. Dengan kapasitas 3,4 juta penumpang, kedepan pun sudah layak dikembangkan lagi sebab dimand sudah 4,7 juta. Harus ada pengembangan lagi mungkin nanti dikaji dulu.

Sementara itu GM Angkasa Pura SMB II, Fahroji mengatakan, bahwa ia menerima masukan dari DPR RI. Namun untuk mewujudkan hal tersebut banyak aspek yang harus dipenuhi. (cw05)

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses